Lintas Nusantara - Pamekasan, Pondok Pesantren Tadribuddu’aat, Pamekasan, Madura, sukses menyelenggarakan Pengajian Akbar dalam rangka perayaan Haflatul Huffadz VI dan Purnawiyata XIX pada Senin (15/6/2026) malam. Acara yang dimulai sejak pukul 18.00 WIB ini menjadi puncak spiritualitas sekaligus apresiasi bagi para santri penghafal Al-Qur'an dan santri yang telah menyelesaikan masa pendidikannya.
Kegiatan akbar ini menghadirkan Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Falah, KH. Mudarris Abd Wahab, sebagai penceramah utama yang memberikan tausiyah keagamaan di hadapan ribuan jemaah. Suasana malam penghargaan tersebut juga semakin semarak dengan penampilan musik religi dari Grup Gambus OG. Al-Abbas yang dipimpin oleh Dr. Syarifuddin asal Sumber Papan.
Pimpinan Pondok Pesantren Tadribuddu’aat, Dr. KH. Achmad Masykur, Lc., M.Th.I., menegaskan bahwa momentum Haflatul Huffadz dan Purnawiyata ini merupakan wujud komitmen nyata pesantren dalam mencetak generasi yang tidak hanya hafal Al-Qur'an, tetapi juga berakhlak mulia.
"Dalam mendidik santri, kami berlandaskan firman Allah dalam Al-Qur'an Surat Al-Baqarah ayat 269. Kami berkomitmen menyajikan pemahaman agama yang mendalam serta ilmu yang bermanfaat, sehingga para santri kelak bisa memperoleh dan membagikan kebaikan yang berlimpah bagi masyarakat luas," ujar Dr. KH. Achmad Masykur dalam sambutannya.
Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua DPRD Kabupaten Pamekasan, Ali Masykur, dan Kepala Desa Pamaroh, H. Asyari. Kehadiran para pejabat publik ini menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap perkembangan pendidikan Al-Qur'an di wilayah Pamekasan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua DPRD Pamekasan, Ali Masykur, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kontribusi besar Ponpes Tadribuddu’aat dalam membangun karakter generasi muda Madura.
"Kami dari jajaran legislatif sangat bangga dan mengapresiasi konsistensi Pondok Pesantren Tadribuddu’aat. Melahirkan para huffadz (penghafal Al-Qur'an) adalah investasi spiritual yang luar biasa untuk Pamekasan. Generasi seperti inilah yang kita butuhkan untuk membawa keberkahan dan kemajuan daerah di masa depan," ungkap Ali Masykur.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Desa Pamaroh, H. Asyari, juga mengaku bersyukur dan bangga atas terselenggaranya acara akbar yang membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar.
"Kehadiran para santri dan penghafal Al-Qur'an di desa ini membawa kesejukan tersendiri. Kami selaku pihak pemerintah desa akan selalu mendukung penuh kegiatan positif seperti ini, karena terbukti mampu membentengi moral generasi muda kita dengan nilai-nilai agama yang kuat," tutur H. Asyari. RI

0 Komentar